Berbeda Dengan Kedua Orang Tuanya Dalam Mendidik Anak

22 Maret 2019 by no comments Posted in Tanya Jawab Islam

Pertanyaan

Apa saja rambu-rambu taat kepada kedua orang tua ?, tidak diragukan lagi bahwa Islam telah menguatkan hal ini, dan Allah telah menyandingkan taat kepada keduanya dengan taat kepada-Nya, namun bagaimana jika keduanya ikut campur dalam urusan pendidikan anak ?, sebagai contoh terkadang saya meminta kepada anak saya untuk tidak tidur cepat; karena kadang malah dia bangun tengah malam dan menjadikanku tidak bisa tidur, akan tetapi kedua orang tuaku menyuruhku untuk membiarkannya, maka bagaimanakah hukumnya dalam masalah ini ?, apakah memungkinkan bagi saya untuk mendidik anak saya dengan cara yang sesuai dengan pendapat saya selama sesuai dengan syari’at ? saya mohon penjelasannya. read more

Ciri-Ciri Wanita Shalihah

13 Maret 2019 by no comments Posted in Featured, Muslimah

Menjadi seorang muslimah shalihah, tentu menjadi idaman bagi kaum hawa. Mengapa tidak? Muslimah shalihah merupakan derajat terbaik dalam Islam. Untuk memperolehnya pun tak begitu mudah. Kesabaran merupakan salah satu ciri yang harus dimilikinya.

Wanita Shalihah merupakan perhiasan terindah dan sangat diidamkan oleh setiap lelaki yang beriman dan membanggakan orangtuanya didunia hingga akhirat.

Tingginya derajat wanita shalihah tentu tidak dicapai dengan perkara yang mudah. Selain beriman wanita shalihah istiqomah dalam kebiasaan-kebiasaan rutin yang bernilai ibadah. read more

Seseorang itu Bersama Orang yang Dicintainya

13 Maret 2019 by no comments Posted in Featured, Hadits

Seseorang itu Bersama Orang yang Dicintainya

عن أبي موسى الأشعري -رضي الله عنه- مرفوعاً: « المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ ». وفي رواية: قِيلَ لِلنبي -صلى الله عليه وسلم-: الرَّجُلُ يُحِبُّ القَوْمَ وَلَمَّا يَلْحَق بهم؟ قال: « المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ». عن عبد الله بن مسعود -رضي الله عنه- قال: جاء رجل إلى رسول الله -صلى الله عليه وسلم- فقال: يا رسول الله، كَيفَ تَقُولُ فِي رَجُلٍ أحَبَّ قَومًا ولم يَلحَق بِهم؟ فقال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: «المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ».

[صحيحان.] – [الحديث الأول: متفق عليه. الحديث الثاني: متفق عليه.]

Dari Abu Musa al-Asyari -raḍiyallāhu ‘anhu- secara marfū’, “Seseorang itu bersama orang yang dicintainya.” Dalam riwayat lain disebutkan: “Bahwa Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- pernah ditanya, “Seseorang mencintai suatu kaum, padahal dia belum pernah bertemu dengan mereka?” Beliau bersabda, “Seseorang itu bersama orang yang dicintainya.” Dari Abdullah bin Masud -raḍiyallāhu ‘anhu- ia berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu mengenai seseorang yang mencintai suatu kaum, padahal dia belum pernah bertemu dengan mereka?” Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- menjawab, “Seseorang itu bersama orang yang dicintainya.” read more

Malu adalah Kebaikan

12 Maret 2019 by no comments Posted in Featured, Hadits

عن عمران بن حصين -رضي الله عنهما- قَالَ: قَالَ رسولُ اللَّه -صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم-: «الحَيَاءُ لاَ يَأْتِي إِلاَّ بِخَيرٍ». وفي رواية : «الحَيَاءُ خَيرٌ كُلُّهٌ» أو قال: «الحَيَاءُ كُلُّهُ خَيرٌ».
[صحيح.] – [الرواية الأولى: متفق عليها. الرواية الثانية والثالثة: رواها مسلم.]

Dari Imran bin Hushain -raḍiyallāhu ‘anhuma-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Malu itu tidak membawa kecuali kebaikan.” Dalam riwayat lain: “Malu itu baik seluruhnya,” atau beliau bersabda, “Malu itu seluruhnya baik.”

PENJELASAN

Malu merupakan sifat dalam jiwa yang mendorong manusia melakukan apa yang indah dan bagus, dan meninggalkan yang kotor dan buruk. Dengan demikian, malu tidak membawa kecuali kebaikan. Sebab munculnya hadis ini adalah ketika ada seorang laki-laki menasehati saudaranya terkait sifat malu, dan dia melarangnya dari sifat malu tersebut. Maka Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- bersabda kepadanya dengan ucapan ini. read more

Setiap Kali Mau Mendirikan Shalat Ada Saja Hambatannya

9 Maret 2019 by no comments Posted in Featured, Tanya Jawab Islam

Pertanyaan

Saya puas dengan yang ustadz sampaikan tentang orang yang meninggalkan shalat karena malas, khususnya setelah saya membaca beberapa referensi. Akan tetapi masalah saya adalah setiap kali saya akan memulai shalat ada saja sesuatu yang menghalangi saya, karena sakit atau masalah yang harus segera saya selesaikan, maka apa kira-kira yang menjadi penyebabnya ? apakah karena syetan ?

Jawaban

Alhamdulillah,

Shalat ini adalah perkara yang besar dan agung, ia merupakan kewajiban di dalam Islam yang paling agung setelah dua kalimat syahadat, orang yang meninggalkannya tidak ada bagiannya dalam Islam sebagaimana perkataan Umar bin Khattab –radhiyallahu ‘anhu-. read more

Muslimah Wajib BerJilbab

8 Maret 2019 by no comments Posted in Muslimah

“Pentingnya Berjilbab”

Alhamdulillah sudah banyak muslimah yang menyadari penting dan wajibnya berjilbab. Jilbab merupakan perintah dari Allah dan Rasul-Nya, Dan Ulama telah sepakat akan kewajiban seorang muslimah mengenakan jilbab.

Jilbab adalah masalah fundamental yang bukanlah masalah furu’iyyah sebagaimana dikatakan segelintir orang. Ulama Berkata, bahwa orang yang menentang wajibnya seorang muslimah mengenakan Jilbab, maka ia telah kafir dan murtad. Dan bagi wanita yang tidak mau menggunakan Jilbab sebab mengikuti lingkungannya tetapi tidk sampai mengingkari wajibnya berjilbab maka dia berdosa dan tidak kafir. read more

Puasa di Bulan Rajab

8 Maret 2019 by no comments Posted in Tanya Jawab Islam

Pertanyaan

Apakah ada hadits tentang keutamaan tertentu pada bulan Rajab?

Jawaban

Alhamdulillah

Pertama

Bulan Rajab adalah salah bulan Haram (suci) sebagaimana Firman Allah Ta’ala terkait dengannya:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ  (سورة التوبة: 36)

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang  lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36)

Bulan-bulan Haram adalah Rajab, Dzulqaidah, Dzulhijjah dan Muharram.

Diriwayatkan oleh Bukhari, 4662 dan Muslim, 1679 dari Abu Bakrah radhiallahu anhu dari Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda: read more

Mulailah dengan yang Kanan!

6 Maret 2019 by no comments Posted in Hadits

عن عائشة -رضي الله عنها- قالت: «كان رسول الله -صلى الله عليه وسلم- يعجبه التيمُّن في تَنَعُّلِّه, وترجُّلِه, وطُهُورِه, وفي شَأنه كُلِّه».
[صحيح.] – [متفق عليه.]

Dari Aisyah -raḍiyallāhu ‘anhu- ia berkata, “Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- senang memulai dengan kanan dalam mengenakan sandal, menyisir (rambut), bersuci dan dalam segala urusannya.”(Muttafaq alaih)

Penjelasan:

Aisyah -raḍiyallāhu ‘anha- mengabarkan tentang kebiasaan yang disukai Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam-, yaitu mendahulukan yang kanan dalam memakai sandalnya, menyisir rambut dan merapikannya, bersuci dari hadas, serta dalam segala urusannya yang semisal dengan yang disebutkan, seperti mengenakan pakaian dan celana, tidur, makan, minum dan sebagainya. Semua ini dalam rangka optimisme yang baik dan memuliakan organ tubuh yang kanan daripada yang kiri. Adapun hal-hal yang kotor, sebaiknya dilakukan oleh anggota tubuh bagian kiri. Karena itulah Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- melarang istinja dengan menggunakan tangan kanan dan melarang menyentuh zakar dengan tangan kanan. Sebab, tangan kanan untuk yang baik-baik dan tangan kiri untuk selain itu. read more

Pemimpin yang dijaga Allah

6 Maret 2019 by no comments Posted in Hadits

عن أبي سعيد الخدري وأبي هريرة -رضي الله عنهما- مرفوعاً: “ما بعث الله من نبي ولا اسْتَخْلَفَ من خليفة إلا كانت له بطانتان: بطانة تأمره بالمعروف وتَحُضُّهُ عليه، وبطانة تأمره بالشر وتَحُضُّهُ عليه، والمعصوم من عصم الله”.
[صحيح.] – [رواه البخاري.]

Dari Abu Sa’īd Al-Khudri dan Abu Hurairah -raḍiyallāhu ‘anhumā- secara marfū’, “Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi dan mengangkat seorang khalifah melainkan dia mempunyai dua orang kepercayaan: satu orang kepercayaan yang menyuruh dan mendorongnya kepada yang makruf, dan satu orang kepercayaan yang menyuruh dan mendorongnya kepada kejahatan. Orang yang terjaga adalah orang yang dijaga oleh Allah.”

Penjelasan:

Nabi -‘alaihi aṣ-ṣalātu wa as-salām- memberitahukan bahwa tidaklah Allah mengutus seorang Nabi dan mengangkat seorang khalifah melainkan dia mempunyai dua orang kepercayaan: satu orang kepercayaan yang baik, yang menyuruh dan mendorongnya kepada kebaikan, dan satu orang kepercayaan yang jahat, yang menunjukkan dan menyuruhnya kepada keburukan. Orang yang dijaga dari pengaruh orang kepercayaan yang jahat adalah orang yang dijaga oleh Allah -Ta’ālā- read more