Seseorang itu Bersama Orang yang Dicintainya

13 Maret 2019 by no comments Posted in Featured, Hadits

Seseorang itu Bersama Orang yang Dicintainya

عن أبي موسى الأشعري -رضي الله عنه- مرفوعاً: « المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ ». وفي رواية: قِيلَ لِلنبي -صلى الله عليه وسلم-: الرَّجُلُ يُحِبُّ القَوْمَ وَلَمَّا يَلْحَق بهم؟ قال: « المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ». عن عبد الله بن مسعود -رضي الله عنه- قال: جاء رجل إلى رسول الله -صلى الله عليه وسلم- فقال: يا رسول الله، كَيفَ تَقُولُ فِي رَجُلٍ أحَبَّ قَومًا ولم يَلحَق بِهم؟ فقال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: «المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ».

[صحيحان.] – [الحديث الأول: متفق عليه. الحديث الثاني: متفق عليه.]

Dari Abu Musa al-Asyari -raḍiyallāhu ‘anhu- secara marfū’, “Seseorang itu bersama orang yang dicintainya.” Dalam riwayat lain disebutkan: “Bahwa Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- pernah ditanya, “Seseorang mencintai suatu kaum, padahal dia belum pernah bertemu dengan mereka?” Beliau bersabda, “Seseorang itu bersama orang yang dicintainya.” Dari Abdullah bin Masud -raḍiyallāhu ‘anhu- ia berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu mengenai seseorang yang mencintai suatu kaum, padahal dia belum pernah bertemu dengan mereka?” Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- menjawab, “Seseorang itu bersama orang yang dicintainya.” read more

Malu adalah Kebaikan

12 Maret 2019 by no comments Posted in Featured, Hadits

عن عمران بن حصين -رضي الله عنهما- قَالَ: قَالَ رسولُ اللَّه -صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم-: «الحَيَاءُ لاَ يَأْتِي إِلاَّ بِخَيرٍ». وفي رواية : «الحَيَاءُ خَيرٌ كُلُّهٌ» أو قال: «الحَيَاءُ كُلُّهُ خَيرٌ».
[صحيح.] – [الرواية الأولى: متفق عليها. الرواية الثانية والثالثة: رواها مسلم.]

Dari Imran bin Hushain -raḍiyallāhu ‘anhuma-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Malu itu tidak membawa kecuali kebaikan.” Dalam riwayat lain: “Malu itu baik seluruhnya,” atau beliau bersabda, “Malu itu seluruhnya baik.”

PENJELASAN

Malu merupakan sifat dalam jiwa yang mendorong manusia melakukan apa yang indah dan bagus, dan meninggalkan yang kotor dan buruk. Dengan demikian, malu tidak membawa kecuali kebaikan. Sebab munculnya hadis ini adalah ketika ada seorang laki-laki menasehati saudaranya terkait sifat malu, dan dia melarangnya dari sifat malu tersebut. Maka Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- bersabda kepadanya dengan ucapan ini. read more

Mulailah dengan yang Kanan!

6 Maret 2019 by no comments Posted in Hadits

عن عائشة -رضي الله عنها- قالت: «كان رسول الله -صلى الله عليه وسلم- يعجبه التيمُّن في تَنَعُّلِّه, وترجُّلِه, وطُهُورِه, وفي شَأنه كُلِّه».
[صحيح.] – [متفق عليه.]

Dari Aisyah -raḍiyallāhu ‘anhu- ia berkata, “Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- senang memulai dengan kanan dalam mengenakan sandal, menyisir (rambut), bersuci dan dalam segala urusannya.”(Muttafaq alaih)

Penjelasan:

Aisyah -raḍiyallāhu ‘anha- mengabarkan tentang kebiasaan yang disukai Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam-, yaitu mendahulukan yang kanan dalam memakai sandalnya, menyisir rambut dan merapikannya, bersuci dari hadas, serta dalam segala urusannya yang semisal dengan yang disebutkan, seperti mengenakan pakaian dan celana, tidur, makan, minum dan sebagainya. Semua ini dalam rangka optimisme yang baik dan memuliakan organ tubuh yang kanan daripada yang kiri. Adapun hal-hal yang kotor, sebaiknya dilakukan oleh anggota tubuh bagian kiri. Karena itulah Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- melarang istinja dengan menggunakan tangan kanan dan melarang menyentuh zakar dengan tangan kanan. Sebab, tangan kanan untuk yang baik-baik dan tangan kiri untuk selain itu. read more

Pemimpin yang dijaga Allah

6 Maret 2019 by no comments Posted in Hadits

عن أبي سعيد الخدري وأبي هريرة -رضي الله عنهما- مرفوعاً: “ما بعث الله من نبي ولا اسْتَخْلَفَ من خليفة إلا كانت له بطانتان: بطانة تأمره بالمعروف وتَحُضُّهُ عليه، وبطانة تأمره بالشر وتَحُضُّهُ عليه، والمعصوم من عصم الله”.
[صحيح.] – [رواه البخاري.]

Dari Abu Sa’īd Al-Khudri dan Abu Hurairah -raḍiyallāhu ‘anhumā- secara marfū’, “Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi dan mengangkat seorang khalifah melainkan dia mempunyai dua orang kepercayaan: satu orang kepercayaan yang menyuruh dan mendorongnya kepada yang makruf, dan satu orang kepercayaan yang menyuruh dan mendorongnya kepada kejahatan. Orang yang terjaga adalah orang yang dijaga oleh Allah.”

Penjelasan:

Nabi -‘alaihi aṣ-ṣalātu wa as-salām- memberitahukan bahwa tidaklah Allah mengutus seorang Nabi dan mengangkat seorang khalifah melainkan dia mempunyai dua orang kepercayaan: satu orang kepercayaan yang baik, yang menyuruh dan mendorongnya kepada kebaikan, dan satu orang kepercayaan yang jahat, yang menunjukkan dan menyuruhnya kepada keburukan. Orang yang dijaga dari pengaruh orang kepercayaan yang jahat adalah orang yang dijaga oleh Allah -Ta’ālā- read more

Bahaya Meminta Jabatan

6 Maret 2019 by no comments Posted in Hadits

عن عَبْد الرَّحْمَنِ بْن سَمُرَةَ -رضي الله عنه- أن رسول الله -صلى الله عليه وسلم- قال له: «يا عبد الرحمن بن سَمُرَة، لا تَسْأَلِ الإِمَارَةَ؛ فإنك إن أُعْطِيتَها عن مَسْأَلَةٍ وُكِلْتَ إليها، وإن أُعْطِيتَهَا عن غير مَسْأَلَةٍ أُعِنْتَ عليها، وإذا حَلَفْتَ على يمينٍ فرأيتَ غيرها خيرًا منها، فَكَفِّرْ عن يمينك، وَأْتِ الذي هو خير».
[صحيح.] – [متفق عليه.]

Dari Abdurrahman bin Samurah -raḍiyallahu ‘anhu- bahwa Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- bersabda kepadanya, “Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau meminta jabatan! Karena sesungguhnya jika jabatan itu diberikan kepadamu karena permintaan, maka jabatan itu akan diserahkan kepadamu (tanpa pertolongan dari Allah). Dan jika jabatan itu diberikan kepadamu tanpa permintaan darimu, niscaya engkau akan ditolong (oleh Allah) dalam melaksanakannya. Dan apabila engkau bersumpah dengan satu sumpah kemudian engkau melihat selainnya lebih baik darinya, maka bayarlah kafarat sumpahmu itu dan kerjakanlah yang lebih baik (darinya)!” (HR. Muttafaq alaih) read more